oleh

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Kodim 1415 Selayar Gelar Dzikir Dan Doa Bersama

Momentum peringatan hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari Senin, (1/10) esok, diperingati warga dan keluarga besar Kodim 1415/Selayar melalui rangkaian pelaksanaan Dzikir, Doa bersama, Yasinan dan penyampaian tauziah oleh Al Ustadz Dudi Hermawan Rasyid, LC yang digelar di Masjid Sabilul Muhtadin, Kodim 1415/Selayar, pada hari Minggu, (30/09) petang.

Kegiatan Dzikir dan Do’a bersama yang dilanjutkan dengan acara yasinan diikuti oleh seluruh prajurit, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Kepulauan Selayar. Hadir dalam rangkaian acara tersebut, Dandim 1415/Selayar, Letkol Arm Yuwono, S.Sos., M.M, Kasdim 1415/Selayar, Mayor Inf. Junaid, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Kepulauan Selayar, Novi Tri Kusumaningrum Yuwono.

Mengawali rangkaian acara Dzikir dan Do’a bersama yang digelar dalam rangka peringatan hari kesaktian pancasila tahun 2018, Dandim 1415/Selayar, Letkol Arm Yuwono, S.Sos., M.M Mengutarakan, kegiatan Dzikir dan Do’a bersama digelar secara serentak oleh seluruh satuan TNI, dan jajaran Kodim di seluruh wilayah tanah air.

Kegiatan ini sendiri bertujuan, untuk mendoakan keselamatan bangsa dan negara dan mengenang jasa dan pengabdian para pahlawan revolusi. Lewat kegiatan ini pula, warga dan keluarga besar institusi TNI-AD, menyampaikan belasungkawa dan ucapan duka cita mendalam atas musibah gempa bumi dan tsunami yang telah menelan ratusan jiwa warga masyarakat kota Donggala, Palu, Provinsi Sulteng dan sekitarnya.

Oleh karenanya, ia mengajak seluruh jajaran prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Kepulauan Selayar, untuk bersama-sama mendoakan agar para korban selamat dalam tragedi gempa dan tsunami di kota Donggala, diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian berat yang tengah melanda Indonesia.

Doa yang sama juga tak luput dikirimkan bagi korban meninggal dunia agar mereka bisa diberikan tempat yang layak di Sisi Allah SWT, dan diampunkan dari segala bentuk dosa serta kekhilafan selama hidupnya.

Lebih lanjut, Yuwono menandaskan, masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, patut merasa bersyukur, karena dapat terhindar dari musibah gempa dan tsunami, meski pada dasarnya, terdapat lempengan di jalur laut paling timur, Kepulauan Selayar yang memiliki keterkaitan sampai ke kota Donggala.

Untuk itu, ia mengajak seluruh komponen dan elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk terus bermunajat dan memanjatkan do’a, semoga kota Bumi Tanadoang dapat terhindarkan dari berbagai bentuk musibah, sepertihalnya yang dialami oleh warga dan keluarga kota Donggala, Palu, dan sekitarnya.

Rangkaian acara ditutup dengan penyampaian tauziah dan yasinan yang dipimpin oleh Pembina Pondok Pesantren Babussalam Passanderang, Matalalang, Al Ustadz. Dudi Hermawan Rasyid, LC.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *